Pungutan Eduwisata SMAN 4 Tamsel Jadi Sorotan
Bekasi, Lintas Dunia Online || Lagi lagi seribu alasan sering digunakan pihak sekolah sebagai pembenaran untuk melakukan sejumlah pungutan yang dikategorikan sebagai pungutan liar dari perserta didik, orang tua atau walinya.
Salah satunya, adalah biaya eduwisata. Biaya ini merupakan salah satu dari sekian banyak jenis pungutan liar yang kerap dilakukan pihak sekolah mulai dari SD, SMP sampai SMA.
Seperti halnya di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, mewajibkan siswanya mengikuti kegiatan jalan-jalan (eduwisata ) ke Bandung dengan biaya per siswa dipungut sebesar Rp 400 Ribu
Salah satu wali murid yang tidak mau disebutkan namanya merasa keberatan adanya study tour yang dilakukan pihak sekolah.
“Saya merasa keberatan adanya agenda yang dilakukan sekolah untuk pergi ke Bandung tesebut, lantaran terlalu besar biayanya” ucapnya saat ditemui awak media
Dirinya juga merasa terpaksa membayar uang study tour tersebut karena mendapat tuntutan dari anak. “Terpaksa saya bayar lantaran anak Saya menuntut, karena merasa malu kalau tidak ikut,” tandasnya.
Sementara itu, Muhayar Humas SMAN 4 Tambun Selatan membenarkan adanya eduwisata yang dilakukan pihak sekolah untuk pembekalan pembelajaran diluar sekolah.
“Ya, memang ada eduwisata ke Bandung tanggal 25 Mei 2022 untuk belajar di Puspa IPTEK"
Saat dikonfirmasi apakah belajar di Puspa IPTEK ada bayaran, Muhayar mengatakan bahwa hal tersebut merupakan urusan ketua Panitia Ardiansyah (yang juga merupakan guru di SMA Negeri 4 Tamsel), ujarnya
Dilanjutkan Muhayar bahwa kegiatan eduwisata tersebut tidak hanya dilakukan oleh sekolahnya saja, namun sekolah lain juga melakukan hal yang sama, katanya.
Muhayar menjelaskan bahwa murid kelas X dan XI yang ikut dalam dalam kegiatan eduwisata ke Bandung ada sekitar 600 siswa/i yang terbagi dalam 20 Rombel, pungkasnya.
Nurdin Kasie Pengawasan KCD untuk Wilayah III mengatakan bahwa pihaknya akan memeriksa dokumen terkait adanya eduwisata yang dilakukan oleh pihak SMAN 4 Tamsel , paparnya
" Kita akan memeriksa kelengkapan surat maupun izin, apakah mereka telah mengajukan surat izin ke KCD atau belum"
Sementara itu, Kepala KCD Wilayah III Disdik Jabar Asep S ketika dimintai komentarnya via WA terkait kegiatan eduwisata yang dilakukan oleh SMA Negeri 4 Tamsel, sampai berita ini diturunkan tidak direspon. ( Exson )

