Harga BBM Naik! Mengenang Momen Megawati dan Puan Maharani Menangis pada Pemerintahan Presiden SBY
Jakarta, Lintas Dunia Online .Kenaikan harga barang termasuk bahan bakar minyak (BBM) sering terjadi. Setelah harga minyak goreng turun, kini harga BBM yang naik.
Harga-harga barang naik biasa terjadi ketika menjelang bulan suci Ramadhan hingga Lebaran. Hal ini sudah biasa terjadi setiap tahun. Namun biasanya yang hanya harga sembako yang naik.
Kali ini harga BBM non-subsidi yaitu jenis Pertamax dinaikkan lagi oleh pemerintah. Hal ini sudah pernah terjadi pada zaman pemerintahan Presiden SBY yang berencana menaikkan harga BBM
Teringat kembali pada momen ketika Megawati
dan PuanMaharani yang
menangis saat SBY berencana untuk menaikkan harga BBM pada tahun 2008 silam.
Dilansir oleh Portalpekalongan.com dari akun Twitter @ekowboy2 yang memposting terkait mengenang kembali zaman mantan presiden SBY yang pernah menaikkan harga BBM.
Pada unggahan akun Twitter ini memberikan cuplikan berita ketika momen Megawati yang merupakan ketua PDI Perjuangan yang mengungkapkan kalimat mengenai rencana kenaikan harga BBM saat itu dengan suara parau.
"Banyak rakyat lapar karena tingginya angka kemiskinan, tidak mendapatkan pendidikan yang bagus, tidak mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik," ujar Megawati dengan suara parau karena menahan menangis.
Saat itu Megawati telah mantap mencalonkan diri sebagai calon presiden di Pilpres 2009. Dalam pidatonya itu, ia terlihat beberapa kali mengusapkan air mata karena sedih.
"Saya sedih melihat rakyat banyak yang menderita, padahal kita punya banyak kekayaan alam, namun angka kemiskinan tinggi," tambah Mega.
Tak hanya Megawati, Puan Maharani juga pernah menitikan air mata ketika merespons rencana Presiden SBY menaikkan harga BBM pada 2008 silam.
Saat itu Puan Maharani sebagai anggota DPR RI dari Fraksi PSI Perjuangan. Ia menangis dalam sidang paripurna DPR, ketika memprotes kenaikan harga BBM ( Marihot/Exson)

