Kapolri Cup 2023, Polda Metro Target Emas Semua Kelas
Jakarta, Lintas Dunia Online Dansatbrimob Polda Metro Jaya melakukan Training Center Atlet Pencak Silat dalam rangka mempersiapkan kejuaraan Kapolri Cup 2023. Kegiatan tersebut dilakukan di Dojo Sopar Manik Satbrimob Polda Metro Jaya, Jumat, (24/2/2023).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut dilatih oleh Mas G. Sutrisno, S.T diikuti belasan Atlet Pencak Silat.
"Ada 11 Atlet yang mengikuti persiapan kejuaraan Kapolri Cup 2023 yaitu Bripda Abdullah Zaini (Makosat), Bripda Ananda Aira A (Yon B), Bripda Topaz Ilham P (Yon B), Bripda Fadhellahil (Yon B), Bripda Fajar Malik I (Yon C), Bripda M. Bayu Danang S (Yon D), Bripda Rhenzou Zeh B (Yon D), Bripda Nouvrian Bayu P (Yon D), Bripda Johannes Bright P P (Gegana), Bripda Dimas Adrijo (Gegana), Bripda Yasser Lie M (Gegana)," ucap Kombes Trunoyudo.
Seperti diketahui, kegiatan tahun lalu Polda Metro Jaya meraih 7 emas dan 8 perak.
"(Tahun ini) Polda Metro Jaya menargetkan juara umum sikat emas semua kelas," tegasnya
Latihan itu dilakukan dari pukul 13.45 hingga 18.00 WIB.
"Kemudian persiapan yang dilakukan antara lain Pemanasan, Jogging 7 Menit, ABC Running, Serangan Kombinasi, Tendangan menggunakan pecing, Shadow fight," ungkapnya.
"Tiada hari tanpa berlatih," pungkasnya.( Marihot/Exson)
Tidak Ada Ruang DC Di Wilayah Hukum Polres Metro Bekasi.
Bekasi,|Centernewsnusantara.com|
Satuan Reskrim Polres Metro Bekasi tidak main-main dengan adanya instruksi yang di perintahkan oleh Kapolda Metro Jaya terhadap aksi premanisme berkedok Debt Collector yang membuat Resah masyarakat.
Hari ini, Minggu 26/02/23 siang Satreskrim Polres Metro Bekasi berhasil mengamankan 6 (enam) Orang preman berkedok Debt Collektor, karena melakukan aksi perampasan kendaraan warga pada malam hari di saat warga hendak melakukan aktifitasnya.
Ke 6 (enam) pelaku premanisme yang kita amankan ini adalah oknum Debt Collector yang mengambil paksa kendaraan warga pada waktu malam hari. "tutur Kompol Gogo Galesung.
Gogo menambahkan bawah aksi ke enam preman tersebut sangat meresahkan dan menggunggu masyarakat terlebih para preman berkedok debt collector tersebut tidak di lengkapi surat legalitas dari surat fidusia, para oknum debt collector ini sering melakukan aksi perampasan, sehingga membuat warga yang mempunyai kendaraan dan mempunyai tunggakan merasa kecewa dengan aksi-aksi para debt collector yang semena-mena menarik kendaraan dengan cara memaksa.
"Mendapat laporan dari warga masyarakat, 6 (enam) orang pelaku langsung kami amankan sekira pukul 02.00 Wib, kami akan tindak tegas dan langsung kami gelandang ke Mapolres Metro Bekasi untuk di lakukan pemeriksaan lebih lanjut" beber Gogo.
Kedepannya Gogo juga menjelaskan bahwa Polres Metro Bekasi atas perintah Kapolres dan Kapolda Metro Jaya agar tidak membiarkan tindakan sewenang wenang oleh oknum DC di wilayah hukum Polres Metro Bekasi, juga kami tegaskan tidak ada ruang buat Debt Collector yang melakukan tindakan sewenang-wenang.
"Kami juga menghimbau kepada warga masyarakat Kabupaten Bekasi apabila ada tindakan aksi premanisme berkedok debt collector agar segera melaporkan ke pihak kepolisian dan kami akan segera melakukan tindakan cepat dan tegas kepada para pelaku" Tandes Gogo.


