Study Pendidikan Ke SMA Taruna Nusantara di Soal, Komite dan Wali Murid SMPN 1 Tambun Selatan Klarifikasi Pemberitaan Beberapa Media Online
Kabupaten Bekasi, Lintas Dunia Online. Pihak Komite sekolah beserta orang tua murid kelas IX SMPN 1 Tambun Selatan klarifikasi terkait pemberitaan study Pendidikan yang diberitakan oleh beberapa media yang tergabung di Ruang Jurnalis Nusantara ( RJN).Klarifikasi diadakan ruang Humas pada ,Rabu 6/04 /2023 , acara di mulai sekitar pukul 10 WIB, pagi sampai selesai.
Dalam klarifikasi Ketua Komite Bambang S pada awak media Lintas Dunia mengatakan dengan adanya pemberitaan ini kami pihak komite sangat di rugikan, dan juga merusak citra dan Marwah Komite sekolah dan reputasi SMPN 1 Tambun Selatan sebagai salah satu sekolah Favorit di Kabupaten Bekasi .
Pelaksanaan study Pendidikan ini didasarkan atas hasil musyawarah antara para orangtua murid dengan Komite Sekolah. Segala sesuatunya, tak terkecuali menyangkut besaran biaya yang dibutuhkan, semuanya diserahkan kepada para orangtua murid.
"Kegiatan studi Pendidikan terlaksana dari dorongan orang tua, melalui komite sekolah, bukan permintaan kepala sekolah dan guru,tapi murni permintaan wali murid"
Saya berharap, semoga klarifikasi ini bisa menjelaskan kepada semua pihak, baik itu kepada masyarakat maupun dinas terkait atas kesalahpahaman yang terjadi selama ini. Saya tekankan kembali bahwa dalam kegiatan study Pendidikan semuanya adalah hasil musyawarah mufakat antara komite dan orang tua siswa.
Sementara itu, Salah seorang orang tua murid, Mama Zai mengatakan keberangkatan siswa kelas IX ke Jogja adalah hasil musyawarah mufakat antara orang tua siswa dengan pihak komite, ungkapnya
Lebih lanjut dikatakan Mama Zai bahwa kita juga memberikan subsidi silang bagi orang tua yang tidak mampu
"18 anak tidak sepenuhnya dibayarkan dan juga 3 anak kami gratiskan karena. Ketiga anak tersebut adalah anak yatim piatu"
Dilanjutkan Mama Zai, pihaknya juga memberikan uang saku kepada 3 anak sebesar 400 ribu per anak dari hasil uluran tangan orang tua karena mereka anak yatim piatu, tapi mereka anak- anak kami juga yang bisa merasakan kebahagiaan seperti anak-anak kami," terangnya
Ditambahkannya untuk besaran biaya 1,5 Juta yang telah disepakati oleh orang tua murid sudah termasuk biaya perpisahan nantinya, paparnya
Humas SMPN 1 Tambun Selatan, Giyatna mengatakan terkait pemberitaan dibeberapa Media online soal study Pendidikan yang dilaksanakan sekolahnya pihaknya mengambil sikap dengan mempertemukan pihak komite, orang tua murid dengan pihak RJN
"Agar semuanya terang benderang agar tidak terjadi kesimpangsiuran maka saya mempertemukan pihak komite, orang tua dengan pihak RJN agar semuanya terbuka dan tidak ada yang ditutup tutupi"
Saya memahami tugas saya sebagai humas memiliki fungsi yang bagaimana membangun komunikasi dan persepsi positif kepada stakeholders dari negatif menjadi positif untuk itu saya mengundang RJN serta berkoordinasi dengan ketua komite sekolah agar komite sekolah dapat menjelaskan semuanya," tuturnya.
Ketika disingung terkait SOP keberangkatan ke Jogja, pihaknya sudah menempuh dengan melaporkan Dinas terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan sementara untuk izin perjalanan dari pihak kepolisian pihak wilayah hukum Polsek Tambun sudah didapatkan, tuturnya mengakhiri pembicaraan. ( Exson)


