Beberapa Toko Jamu Diduga Jual Miras, Masyarakat Layangkan Surat
Serang, Lintasdunia.online. Paska digusurnya beberapa titik THM di wilayah kota Serang rata dengan tanah di bulan puasa lalu yang menuai protes oleh pengusaha yang beranggapan adanya tebang pilih karena beberapa THM di tempat lain ternyata masih buka.
Lain halnya dengan di wilayah Kasemen Kota Serang beberapa orang perwakilan atas nama masyarakat menyikapi penjual jamu yang diduga menjual miras yang di anggap mengganggu akhirnya melayangkan surat ke dinas terkait menyatakan protes terhadap keberadaan warung jamu yang diduga menjual miras tersebut bahkan masyarakat meminta agar instansi melakukan tindakan.
Terhadap surat yang di layangkan ke Pol PP akhirmya camat Kasemen melakukan audiensi di gedung aula Kecamatan dengan mengundang muspika setempat yang terdiri dari Perwakilan masyarakat, Polsek, Danramil, PP dan beberapa dari instansi muspika lainnya 10/03/2023.
Dalam pembahasan yang di lakukan di aula kecamatan yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB pihak camat menyampaikan dengan mengundang masyarakat dan muspika setempat berharap agar titik permasalahannya bisa lebih jelas. Dan pihak camat berharap bisa merespon lebih dini walaupun keputusan ada di pihak Pol PP sebagai eksekutor. Camat juga sedang mendalami bukti2 reel."yah surat tersebut dilayangkan ke pihak pol PP dan saya tahu dari PP makanya saya langsung buatkan surat segera untuk musyawarah bersama muspika setrmpat", tuturnya.
Sementara kabid PP ketika di konfirmasi terkait hasil musyawarah ke tim media menyampaikan dengan adanya aduan masyarakat semua di tampung dan akan mendalami bukti2 sekaligus akan lebih sering melakukan pemantauan/ patroli, "yah kita menampung semua aduan dari masyarakat dan kita akan menyikapi melalui pendalaman bukti2 dan akan lebih inten melakukan pemantauan/ patroli", imbuhnya.
Sementara di waktu yang sama ketika Kapolsek diminta statemennya terkait rapat audiensi menyampaikan pihaknya dan Koramil adalah sebagai pengaman dan pelindung masyarakat sebagaimana tupoksi babinsa dan kamtibmas dan terkait eksekusi atau apapun yang di lakukan pihak yang mempunyai wewenang akan di kawal dan diamankan untuk menghindari hal2 yang tidak di inginkan.
Sementara Bom2 ketua Koalisi Kasemen Bersatu (KKB) sekaligus perwakilan masyarakat akan terus mengawal hasil audien tersebut bahkan kita meminta akan menutup bukan hanya satu tapi semua toko jamu yang diduga menjual miras. "Yah sy sebagai masyarakat meminta semua toko jamu yg diduga menjual miras di tutup saja", imbuhnya. Tim.


