Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

PT JABABEKA PASTIKAN KOORDINASI UNTUK JOIN SURVEY BATAS TANAH DI KALIMALANG


BEKASI  Lintas Dunia Online - Lahan Pemerintah saat ini yang berada di Kalimalang Desa Wangunharja Kec Cikarang Utara diketahui berdiri bangunan permanen dan semi permanen yang didiami oleh para pedagang barang bekas yang digeluti rata rata masyarakat kita Madura, Bahkan dari berbagai fakta bahwa bangunan  ini sudah berdiri puluhan Tahun.



Pada sekitar September 2023 Pihak PT Jababeka menginventaris lahannya  sesuai sertifikat yang dimilikinya yang akhirnnya terjadi konflik dengan warga .
Disaat yang sama Pihak PJT Wilayah II juga melaksanakan hal yang sama. Untuk memyelesaikan hal tersebut Pihak Jababeka melaksanakan mediasi dengan warga pada ( 09/01/2024) yang diwakili perwakilan warga kuasa dan juga diliput media Lintas Dunia Online .
Dari hasil keputusan rapat dicapai kesepakatan bawa pada waktunya  dilakukan pematokan batas tanah dengan pihak pihak terkait al  BPN PJT Wialyah 2 BWSDA  PUPR dan PT Jababeka dan berjanji tidak akan menguasai  lahan yang bukan haknya .


Menindaklanjuti pertemuan tersebut
pada Rabu 17 Januari 2024   jam 10 WIB BPN kabupaten Bekasi melakukan pematokan lahan sesuai Sertifikat HGU 253  namun gagal melakukan pematokan lahan dengan PJT karena Pihak PJT tidak dapat menunjukkan Surat Keputusan terkait Batas Sepadan Sungai dari intansi terkait yang juga di diamini oleh PUPR dan BWSDA  namun pematokan tetap dilakukan pihak  pihak BPN Kab Bekasi yang diwakili Ary dan Team.


Setelah melakukan pengukuran PT Jababeka diwakilj Letjen Purn Sunardi melaksanakan komunikasi dengan pihak terkait al  Tatang . M Sinambela . M Sihotang Tokoh Madura  Amir dari PJT Agung PUPR dan yang lainnya. Dalam kesesempatan tersebut Sumardi menyatakan akan segera menyurati pihak terkait PJT Pusat PUPR BWSDA dan BPN untuk melakukan Survey Bersama ( Joint Survey ) dengan legalitas yang dapat dipertanggungjawabkan sehingga tidak terjadi konflik sosial  ditengah masyarakat apalagi dilokasi tersebut telah berdiri bangunan permanen yang dihuni oleh masyarakat madura.

(  MARIHOT )