Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

PT. Amyira Synergy Karya (ASKAR) Maincon Sakinah Residency Kalitimbang, Cibeber Diduga Tidak Kommitmen Pada Pelaksana Pekerja


Cilegon, Lintasdunia.online. Pembangunan proyek perumahan Sakinah Residency Perunahan elite yang berlokasi di Kalitimbang Cibeber Cilegon sudah Selesai dilaksanakan sesuai progress namun melalui PT. Amyira Synergy Karya (ASKAR) belum membayar bayar para Pelaksana Proyek (Subcon) sehingga mengakibatkan pelaksana merugi total bahkan diduga pekerja-pekerjanya  pun belum terbayar 28/02/2024.


Yang paling menyedihkan pembayaran ke pelaksana pekerja belum dilunasi/ dibereskan sesuai progress pekerjaan namun sudah di alihkan ke pelaksana lain sehingga membuat semakin gerah para pekerja tersebut.

Dalam surat Kontrak Perjanjian yang sudah di tanda tangani oleh Angsori (Pihak ke 2)  dengan Pihak ke 1 (PT. AMYRA (ASKAR) jelas tertuang dalam kontrak bahwa pembayaran akan di lakukan/ dilunasi setiap kali progress sebagaimana tertera dalam pasal empat namun sampai tahapan selesai progress belum juga di bayar dengan alasan banyak yang di sampaikan mulai dari tidak sesuai gambar/ spec. minta penambahan2 pekerjaan dll bahkan setelah dikerjakan pun, namun belum juga di lunasi invoice nya. Sehingga diduga pihak pengembang PT. AMYRA lalai untuk menenuhi kewajiban bahkan duduga melakukan unsur kesengajaan/ ingkar atau  melakukan memanipulasi kontrak.


Ketika tim media melakukan kunjungan ke lokasi proyek Sakinah Residency dan menemui pelaksana kerja baru yang diduga sudah ganti pelaksana lain menyampaikan bahwa mereka hanya ditunjuk mengerjakan proyek hanya sebagai pelaksana jasa pekerja dan terkait hal-hal lain mereka tidak mengetahui sebagainana dalam wawancara rekaman video, "iya pak kami hanya disuruh pengembang untuk mengerjakan dan di bayar jasa", imbuhnya. "Kami tidak mengetahui terkait hal kainnya", imbuhnya.

Sementara pihak pelaksana ke 2 sesuai yang tertuang dalam kontrak Bpk. Angsor menyampaikan dengan keluhannya merasa telah di bohongi oleh pengembang sehingga telah merugi total karena modalnya tertahan/ tidak berputar namun masih mengharapkan itikad baik dari pihak pertama untuk menyelesaikan pembayaran sesuai tagihan. Tim/ red.