Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Mengaku Dianiaya dan Dikeroyok Tetangga, Kakek Ini Lapor ke Polisi


Serang, Lintasdunia.online. Sukma (60) Pria Separuh Baya warga Lingkungan Tegal dawa RT 013 RW 004, Kelurahan Kilasah, Kecamatan Kasemen Kota Serang, mengaku menjadi korban pengeroyokan tetangganya sendiri. 


Peristiwa itu terjadi ketika dirinya tengah mengerjakan pembuatan Kala (Jaring) di (gang) lorong dekat rumahnya pada Selasa 16/08/2022 pukul 07:30 Wib pagi. 


Diceritakan dia, saat membuat kala (Jaring) di lorong yang tak jauh dari rumahnya, bersamaan itu genteng rumah tetangga yang posisinya tepat di belakang rumah Sukma jatuh dan pecah, tak berselang  lama kemudian, SRM Istri HSB keluar dan menghampiri Sukma seraya memaki. 


Kata Sukma, dirinya saat itu tak menggubris ucapan kasar yang keluar dari mulut SRM, Namun ketika SRM menyinggung soal batas patok tanah dan mengklaim bahwa tanah kurang lebih dari 1 (satu) meter yang diperuntukkan gang (lorong) diantara rumah Sukma dan SRM adalah milik SRM dan suaminya. 


Tak terima dengan pernyataan SRM, Sukma pun menentangnya dengan menegaskan jika tanah yang diaku oleh tetangganya itu adalah miliknya. 


Untuk meyakinkan jika tanah yang disebut SRM adalah milik SRM dan suaminya itu, Sukma pun kemudian masuk ke dalam rumah mengambil Surat Sertifikat Tanah yang diperkarakan tersebut. 


Setelah itu, Sukma menanyakan keberadaan HSB suami SRM bermaksud untuk menerangkan batas patok tanah miliknya dengan tanah SRM dan HSB. 


"Saya bawa sertifikatnya, niatnya mau nunjukin patok luas tanah rumah saya dan rumah dia (SRM), biar gak salah paham," Terang Sukma.


Lanjut Sukma menceritakan, SRM dengan sinis menjawab jika HSB suaminya sudah menunggu di Teras rumahnya. Sukma kemudian menyusulnya. Sesampainya, Tampak HSB terduga Pelaku berdiri dengan sikap bertolak pinggang menyambut Sukma dengan Pertanyaan ketus. 


Sukma yang datang dengan bermaksud baik disambut dengan sinis oleh HSB, sukma pun spontan meresponnya dan turut emosi. 

Saat itu, ujar Sukma, dia mengaku terpancing dengan sikap pelaku yang seolah seperti ingin mengajaknya berkelahi. 


Dengan refleks Sukma memanggil sambil mengayunkan tangan kanannya ke arah HSB, entah apa yang ada dipikiran HSB, seketika itu juga ajakan Sukma  dibalas dengan bogem mentah dari HSB dan mengenai dahi Sukma. 


Merasa terancam, Sukma pun bermaksud melawan membalas pukulan HSB namun tak kesampaian, lantaran tubuhnya ketika itu  ditahan oleh Samani tetangga keduanya. 


Kata Sukma, saat dirinya tengah dirangkul oleh Samani tiba tiba Kepala bagian belakang ada yang memukul secara bertubi tubi. Sukma mengaku kewalahan dengan serangan itu dan berusaha menghindarinya.


Tak dinyana ternyata yang melakukan pemukulan itu adalah anak perempuan dan Istri HSB, yakni ST dan SRM. 


Bermaksud hindari keributan berkepanjang Sukma pun kembali ke dalam rumah, tapi tak lama kemudian Sukma merasakan pusing dan sakit pada bagian belakang kepalanya, diduga akibat pukulan ketiga pelaku. 


"Sampai sekarang kepala saya sering pusing, pundak dan leher saya sakit," Keluh Sukma kepada wartawan, Sabtu 22/08/2022. 


Kini, kata Sukma, Kasus yang menimpanya itu sudah dilaporkan ke Polres Serang Kota, dan dia juga mengaku sudah melakukan visum dan hingga sekarang masih melakukan berobat jalan. 


" Keluarga besar saya tidak terima atas perlakuan pelaku terhadap saya, maka dari itu kasusnya sudah diserahkan ke Polres Serang Kota," Pungkas Sukma.

Tgr/red