Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Diduga Aset Negara "Raib" H Rojih Enggan Dikonfirmasi, Pengawas Sekolah "Tidak bernyali"


Kabupaten Bekasi, Lintas Dunia Online. Kepala SDN Kebalen 02 H. Rojih, diduga jarang masuk kantor, dan tidak diketahui jelas apa sebabnya. Team Media Lintas Dunia, Rabu (30/11/22) berkunjung  atas undangan Kepala SDN Kebalen 02 Babelan, guna konfirmasi terkait  Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi Tahun 2022,  dan Realisasi Anggara Dana BOS, namun H Rojih tidak ada ditempat.

Salah seorang guru yang ditemui awak Tim Media Lintas Dunia mengatakan bahwa Kepala Sekolah belum datang kesekolah.

"Bapak belum datang, kami tidak tau beliau kemana," ungkapnya.

Berdasarkan Undang-Undang No 43 Tahun 1999, JO Undang-Undang Nomor 8 tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Peraturan pemerintah nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS.

Peraturan pemerintah nomor 46 tahun 2010 tentang penilaian kinerja PNS dan peraturan kepala BKN.

Peraturan Kepala BKN nomor 1 tahun 2013 tentang ketentuan pelaksanaan peraturan pemerintah nomor 46 tahun 2011 tentang penilaian prestasi kerja PNS.

Seharusnya H Rojih, selaku Kepsek SDN Kebalen 02 Babelan memberikan contoh yang baik dan harus berprilaku disiplin.

Sebelumnya H Rojih mengundang Team Media Lintas Dunia datang kesekolah untuk menjelaskan realisasi anggaran APBD belanja modal APBD Kab Bekasi TA 2022 Sebesar Rp 83.063.000 serta Rehab Total Sekolah sebesar RP 2.398.225.000 dan pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) TA 2020 sebesar Rp 587.520.000 yang diduga tidak tepat sasaran, karena tahun 2020 masa pandemi covid-19 dan mengagendakan pertemuan hari Rabu tanggal 30/11/22 serta memberikan nomor kontak namun nomor tersebut tidak bisa dihubungi.

Media Lintas Dunia ketika menyambangi  Korwil Babelan dan diterima oleh  pengawas sekolah H Nisan mengatakan H Rojih ada dinas pendidikan. 

"Haji rojih ada dinas diluar pak, seraya mengatakan agar permasalahan tersebut jangan diungkap dulu ke Publik, paparnya "Klo bisa...tahan...ya jgn di bawa ke ruang publik...tlg Kerjasamahnya dg Pa H Rojih...ya...hrs baik2 bang....ok," harapnya.

H. Nisan juga menyarankan agar menemui langsung H Rojih, pintanya.

"Abang aj....yg merapat ke Pa H Rojih....ok.monitor," katanya.

Hingga berita ini diturunkan Kepala SDN Kebalen 02 H Rojih tidak berhasil dikonfirmasi.

Dari hasil investigasi team Media Lintas Dunia, H Rojih diduga belum melaporkan BA Pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) sesuai dengan Permenkeu RI No 83/PMK.06/2016 tentang tata cara pelaksanaan Pemusnahan dan Penghapusan Barang Milik Negara, sesuai pasal 9 ayat 1 dan 3 serta pasal 17 ayat 1 dan 2 dan Peraturan Bupati Bekasi Nomor 19 tahun 2021.

Tahun Anggaran 2022 SDN Kebalen 02 mendapat bantuan Rehap Total sebesar Rp 2.398.225.000 sumber dana APBD Kabupaten Bekasi, sebanyaj 6 ruang kelas. 3 ruang kelas rehab berat dan 3  Ruang Kelas Baru (RKB)  ironisnya material bekas pembongkaran 3 ruang kelas 'raib' dan belum dibuat berita acara pemusnahan.


Sementara itu,  Kepala Kordinator Nasional Seluruh Indonesia, Komunitas Pemberantas Korupsi Pasundan ( KPK-P), Marihot.SP ketika dimintai komentarnya terkait hal tersebut diatas mengatakan kecewa atas sikap H Rojih yang menyepelekan wartawan sebagai sosial kontrol, tuturnya 

"H Rojih sebagai ASN harus kooperatif jangan hanya membuat janji yang tidak ditepati. siapapun itu harus dilayani dengan baik karena masyarakat berhak mengawasi keuangan negara, ungkap Pria berkumis ini.

" Apa bila ada temuan terindikasi  korupsi yang menyalahgunakan  merugikan keuangan negara ataupun yg menyagkut sifatnya Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bahwa Terindikasi pidana maka harus segera di laporkan ke pihak penegak hukum," katanya.

Terkait aset negara yang diduga "raib" bagian dari tindak pidana korupsi. Maka kami akan melaporkan hal tersebut ke aparat penegak hukum jika H Rojih tidak bersedia memberikan keterangan kepada publik tentang keberadaan aset negara tersebut, tutupnya.

Jumat, 2/12/22, team Media Lintas Dunia mencoba konfirmasi ke Dinas Pendidikan dan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, namun para kepala dinas dan kepala bidang serta Sekretaris Dinas tidak ada ditempat. (Team)