Persiteruan Ukuran Banguman Antara Kontraktor ASKAR (Sakina Regency) dengan Pelaksana Proyek Kembali Terjadi
Banten, Lintasdunia.online. Persiteruan hasil ukuran bangunan proyek Sakinah Regency Cilegon yang dilaksanakan oleh pelaksana Fajar selaku yang membangun proyek rumah menuai protes tethadap pihak kantor PT. ASKAR selaku Maincon Sakinah Regency Cilegon yang mana pengajuan additional bangunan reel yang dikerjakannya tidak di acc jauh berbeda ukuran yang sampaikan oleh pihak kantor 27/02/2024.
Pihak subcon Fajar selaku pelaksana sekaligus penyedia material yang mengajukan pekerjaan additional ditolak oleh pihak kantor yaitu PT. ASKAR selaku Maincon Kontraktor SAKINAH REGENCY pengembang elite. Karena dinilai sudah sesuai hitungan ukuran dari RAB kontrak yaitu dengan standar ukuran penghitungan kantor sebesar 68.0 m. Sehingga menuai protes keras oleh Fajar tim Pelaksana/ Subcon PT. ASKAR. 'Saya gak terima seperti ini pihak kantor kekeh di additional 68 sedangkan reel dilapangan 76.0 saya minta diukur ulang sama-sama di lapangan bahkan saya minta di hadirkan oleh konsultan pengawas PT. ASKAR dan saya juga akan minta disaksikan oleh konsultan independent", tegas Fajar.
Sehingga tim kantor bersama2 dengan tim Fajar kembali turun kelapangan untuk mekakukan pengukuran namun tidak di haditkan oleh pihak konsultan kantor hanya yang staff mewakili dan didapat penghitungan kasar berada di ukuran 70.5 naik dari ukuran semula 68.0. Dalam diskusi yang dilakukan setelah pengukuran Fajar selaku yang dirugikan meminta pihak kantor mengukur ulang dan disaksikan oleh konsultan pengawas kantor semua hasil kerjanya sd ke lantai atas bukan cuma bawah termasuk detail additional material berdasarkan bon2 atau kwitansi dihitung.
Syamsul selaku konsultan independen yang hadir saat itu menyaksikan menyampaikan perhitungan awal yang di acc kantor di 68.0 itu jauh sedangkan setelah di ukur kasar saja udah 70.5 apalagi di ukur semua detail. Ini harusnya sama2 dihadiri oleh konsultan kantor biar clear, "Yah saya selaku Konsultan independen (sambil menunjukkan sertifikasinya) ini kan perumaha elite bukan perumahan ecek-ecek jadi menurut saya silahkan berkooirdinasi baik antara Pemberi kerja dan pelaksana kerja jangan ada yang saling dirugikan karena ini masing2 menyangkut nama baik juga", tuturnya.
Sampai berita ini diturunkan pihak tim staff kantor akan berkoordinasi ke pimpinannya untuk menyampaikan komplainan Fajar selaku pelaksana proyek/ pengedia material untuk mencari titik tengah.
Tim/red.


